Sebuah Keputusan Menjadi yang Awal

Minggu ini adalah haru-hari terakhir saya berada di Jakarta! Sebuah keputusan sudah diambil, dan sebuah babak baru akan segera saya mulai. Sulit memang untuk mengambil keputusan ini, banyak pertimbangan dan nasehat yang saya dengarkan.
Sebetulnya hal ini dimulai dari persoalan-persoalan yang makin lama membuat saya tidak tenang, dimulai dari sebuah kelalaian yang akhirnya membawa saya kepada keadaan yang serba sulit. Setahun sudah dan akhirnya saya mencoba mencari-cari penyelesaiannya.
Ketidakbecusan saya juga salah satu penyebab hal ini terjadi.
Tapi ada makna yang dapat saya ambil dari kejadian ini yaitu keadaran bahwa diri ini masih jauh dari seorang yang bijak, emosi masih menjadi bagian yang tidak bisa dilepaskan.
Mudah2an kejadian ini menjadi pelajaran untuk menjadi yang lebih baik di masa depan. BUat istri dan anak-anakku tercinta, maafkan papa yang akan membuat kalian jauh dari papa untuk sementara. Kita akan segera berkumpul dan Insya Allah akan menjadi lebih baik.